Sunday, November 13, 2016

PESAWAT-PESAWAT CANGGIH BUATAN INDONESIA

           


           Pesawat terbang menjadi alat transportasi yang selalu digunakan banyak orang untuk berpergian ke suatu tempat karena lebih efisien dan cepat.
Di zaman modern seperti sekarang, pesawat terbang sudah dirancang dengan model dan teknologi canggih. Belum lagi fasilitasnya yang memuaskan para penumpang. Hal inilah yang menjadikan pesawat terbang semakin digemari oleh publik. Indonesia sebagai negara yang berkembang sedang mengembangkan bidang industrinya terutama dalam membuat dan mengembangkan pesawat.
Salah satu perusahaan yang lagi giat-giatnya membangun dan mengembangkan pesawat adalah PT. Dirgantara Indonesia dan beberapa perusahaan lainnya. Berikut adalah pesawat-pesawat buatan anak bangsa :
1.    R-80

R80 merupakan pesawat komersial berbasis Turboprop dirancang oleh BJ Habibie dan anaknya Ilham Akbar Habibie. RAI R-80 adalah pesawat penumpang regional jarak pendek bermesin twin-turboprop yang dibangun perusahaan pesawat Indonesia Regio Aviasi Industri. Pesawat ini memiliki kapasitas 80 hingga 92 penumpang dalam konfigurasi kelas tunggal dan dioperasikan oleh dua kru penerbang. RAI R-80 dikembangkan dari N-250 dalam usaha untuk membangkitkan kembali industri dirgantara di Indonesia. Proyek R-80 diluncurkan tahun 2012, dan purwarupa pertama akan diluncurkan pada tahun 2017.
2.     N-219 
         

            N-219 adalah pesawat multi fungsi bermesin dua yang dirancang oleh PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dengan tujuan untuk dioperasikan di daerah-daerah terpencil. Pesawat ini terbuat dari logam dan dirancang untuk mengangkut penumpang maupun kargo. Pesawat yang dibuat dengan memenuhi persyaratan FAR 23 ini dirancang memiliki volume kabin terbesar di kelasnya dan pintu fleksibel yang memastikan bahwa pesawat ini bisa dipakai untuk mengangkut penumpang dan juga kargo. Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso mengatakan jadwal penerbangan perdana pesawat N219 produksi terbaru perusahaannya bersama Lapan direncanakan November 2016.

·         Fungsi: angkut penumpang dan kargo (Multi fungsi, dapat dikonfigurasi ulang)
·         Kapasitas: 19 Penumpang (konfigurasi tiga sejajar)
·         Kinerja lepas landas dan mendarat: jarak pendek/STOL (600 m)
·         Biaya operasional: rendah
·         Mesin: 2 x 850 shp

3.    KFX/IFX



Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan sepakat membangun jet tempur bersama. Proyek pengembangan pesawat tempur tersebut bernama Korea Fighter Xperiment/Indonesia Fighter Xperiment (KFX/IFX). Untuk varian Indonesia, jet tempur tersebut bernama IFX.
Jet tempur generasi 4.5 ternyata dirancang mengungguli fighter atau jet tempur yang ada saat ini yakni di atas F-16, F-18, Sukhoi-35, Dassault Rafale hingga Eurofighter Typhoon.
Korsel dipilih karena bersedia memberikan penguasaan teknologi sampai 100%. Indonesia juga dilibatkan dari awal pengembangan hingga produksi. Padahal, andil Indonesia hanya 20% dari total proyek yang senilai US$ 8 miliar atau Rp 111,52 triliun (US$ 1 = Rp 13.940).

            Indonesia dikabarkan akan menerima prototype KFX/IFX ini pada tahun 2021. Kita berharap saja jet tempur hasil kerjasama Korea Selatan dan Indonesia ini cepat rampung dan Indonesia bisa segera memproduksi jet tempur sendiri.

No comments:

Post a Comment